Pembaruan terakhir: Kamis, 25 Jun 2020
  • 1
  • 2
  • 3
shade
bankum
Layanan Hukum bagi

Masyarakat Tak Mampu

Mahkamah Agung RI pada tanggal 9 Januari 2014 telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan
info
Prosedur Pelayanan

Permintaan Informasi

Ketua Mahkamah Agung RI pada tanggal 5 Januari 2011 telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan untuk memudahkan Anda mengakses informasi di Pengadilan
pengaduan
Syarat & Tata Cara

Pengaduan

Syarat dan tata cara pengaduan mengacu pada Lampiran Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 076/KMA/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di Lingkungan Lembaga Peradilan
  • Prosedur Berperkara
  • Penelusuran Perkara
  • Direktori Putusan
  • Info Kasasi/PK
 

Anda bingung bagaimana berperkara di Pengadilan?

Prosedur dan Biaya BerperkaraSilakan membaca bagaimana prosedur berperkara dan biaya berperkara yang berlaku saat ini pada Pengadilan Negeri xxx.

 
 

Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP)

SIPP Pengadilan Negeri PalopoSistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) memuat informasi detail perkara, jadwal sidang dan statistik perkara pada Pengadilan Negeri Malili

 
 

Akses Salinan Elektronik Putusan Pengadilan Negeri Malili

Direktori Putusan Pengadilan Negeri PalopoPutusan Pengadilan Negeri Malili yang telah diunggah pada Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia dapat diakses oleh publik

 
 

Pantau Progres Pemeriksaan Upaya Hukum Kasasi/PK Anda

info 64Sistem Informasi Administrasi Perkara Mahkamah Agung Republik Indonesia (SIAP-MARI) memuat informasi data perkara pada tingkat kasasi/PK

 

Headline News

 

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili, Khairul, SH MH melantik empat hakim, Jumat (17/04/2020).

Ke empat hakim tersebut yakni Haris Fawanis, La Rusman, Ardy Dwi Cahyono dan Satrio Pradana Devanto.

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di ruang sidang I Lagaligo, Kantor PN Malili, Kabupaten Luwu Timur. Meski ditengah pandemi virus corona, pelantikan tetap berjalan sukses.

 

Tampak proses pelantikan dengan menerapkan sistem protokoler kesehatan dari WHO. Ketua PN dan hakim yang dilantik serta jajaran PN Malili terlihat menggunakan masker, sarung tangan hingga penerapan physical distancing. Dalam sambutannya, Ketua PN Malili, Khairul mengatakan, menjadi seorang hakim bukan hanya dipilih dan melalui tahapan test, ungkapnya.

 

 

Tetapi esensi yang utama kata Khairul, adalah diamanahkan menjadi hakim sebagai orang “terpilih”. Terpilih menggunakan nama Tuhan dalam pekerjaannya.

Menjadi wakil Tuhan, tidak semudah seperti orang lain bayangkan, jelasnya.

 

“Anda wajib memiliki sifat kemuliaan, berani hidup menyendiri layaknya seorang pertapa dan menghindari sifat keduniaan,” imbuh Khairul.

Dengan sifat ini, terkadang ditengah masyarakat kita dikategorikan orang sombong karena anda dibatasi oleh pergaulan sosial yang bisa menjerumuskan anda ketidaknetralan dalam memutuskan suatu perkara.

 

“Sangat banyak batasan-batasan yang anda rasakan baik sendiri maupun bersama keluarga. Menjadi hakim bukanlah suatu kebanggaan dan bisa berbuat seenaknya,” tandasnya.

 

Jabatan ini akan kita pertanggungjawabkan di dunia dan di akhirat kelak, ucapnya.

 

Dalam kesempatan itu, Khairul juga mengutip salah satu kisah Abdullah Ibnu Umar tentang penolakan dirinya untuk menjadi hakim yang ditawari oleh Khalifah Utsman bin Affan.

 

“Kisah ini menggambarkan betapa beratnya memikul jabatan hakim bahkan dalam memutus perkarapun banyak syaratnya,” terangnya.

Selain itu, dirinya juga mengutip kisah dari hikayat Bugis yakni La Tadampare Puang Ri Maggalatung.

Dalam kisahnya, Ia berpesan bahwa bilamana kita hendak memutuskan perkara maka kita harus menjauhkan empat hal.

Pertama kegembiraan, kemarahan atau dengki, rasa lapar dan rasa kenyang, katanya.

 

Olehnya itu, beratnya tantangan dalam menyandang jabatan hakim adalah sebagai pemicu bagi kita semua untuk selalu berbuat benar dan terbaik dihadapan pencari keadilan.

 

“Murah hati merupakan salah satu sifat terpuji. Orang yang murah hati tidak suka meminta, tetapi banyak memberi. Kebahagiaannya adalah ketika ia dapat berbagi dan memberi manfaat kepada orang-orang sekitarnya,” pesannya.

 

Untuk diketahui, pasca dilantiknya empat hakim ini, maka total hakim di PN Malili sebanyak sembilan orang.

 

 

 

Pencarian

Informasi Cepat

  • 1
A- A A+